Menentukan Ukuran Bubble Wrap Sesuai Dimensi Barang
Pemilihan ukuran bubble wrap yang tepat menghemat biaya dan waktu. Berikut ini panduan menentukan ukuran yang sesuai:
Ukur Dimensi Barang dengan Teliti
Pertama-tama dari cara pakai bubble wrap ukuran besar dengan efisien, ukur panjang, lebar, dan tinggi barang dengan meteran akurat. Catat semua ukuran dalam satuan yang sama untuk kemudahan perhitungan. Selanjutnya, tambahkan 10-15 cm pada setiap sisi untuk ruang pembungkusan.
Hitung Kebutuhan Material
Kemudian, gunakan rumus sederhana untuk menghitung panjang bubble wrap yang dibutuhkan. Untuk bungkus sederhana, kalikan keliling barang dengan jumlah lapisan yang diinginkan. Bahkan, tambahkan 20 persen extra untuk margin kesalahan dan penyesuaian.
Sesuaikan Tipe Gelembung dengan Berat Barang
Selain itu, pilih ukuran gelembung sesuai dengan berat dan tingkat kerentanan. Barang ringan cukup menggunakan bubble wrap dengan gelembung kecil saja. Sebaliknya, barang berat memerlukan gelembung besar untuk penyerapan benturan optimal.
Pertimbangkan Jumlah Lapisan yang Diperlukan
Lebih lanjut, tentukan berapa lapis bubble wrap yang diperlukan untuk perlindungan. Barang elektronik sensitif memerlukan minimal 3-4 lapis untuk keamanan penuh. Kemudian, furniture atau barang kayu cukup 2 lapis saja untuk efisiensi. Hasilnya, penggunaan material menjadi lebih hemat namun tetap protektif sekali.
Potong Bubble Wrap Ukuran Tepat
Terakhir, potong bubble wrap sesuai ukuran yang sudah dihitung sebelumnya. Gunakan gunting tajam atau pisau cutter untuk potongan yang rapi. Selanjutnya, tandai garis potong dengan spidol agar lurus dan presisi. Bahkan, potong sedikit lebih panjang daripada kurang untuk antisipasi kebutuhan.
Teknik Melipat dan Menggulung Bubble Wrap Ukuran Besar
Teknik pelipatan dan pengulungan yang benar menghemat waktu dan material untuk cara pakai bubble wrap ukuran besar lebih efisien. Berikut ini cara yang efisien:
Posisikan Gelembung Menghadap ke Dalam
Pertama, letakkan bubble wrap dengan sisi gelembung menghadap ke dalam. Posisi ini memastikan gelembung langsung bersentuhan dengan permukaan barang yang dilindungi. Selanjutnya, sisi halus di luar memudahkan penempelan lakban dengan kuat.
Teknik Lipat Amplop untuk Barang Kotak
Kemudian, gunakan teknik lipat amplop untuk barang berbentuk kotak atau persegi. Letakkan barang di tengah bubble wrap lalu lipat sisi kanan kiri. Bahkan, lipat bagian atas bawah seperti membungkus kado dengan rapi sekali. Hasilnya, semua sisi tertutup sempurna tanpa celah yang terbuka sama.
Teknik Gulung untuk Barang Silinder
Selain itu, teknik menggulung cocok untuk barang berbentuk silinder atau bulat. Mulai dari salah satu ujung lalu gulung hingga ujung satunya. Kemudian, pastikan gulungan kencang agar tidak kendor saat ditangani kurir.
Lipat Sudut dengan Teknik Diagonal
Lebih lanjut, untuk sudut barang lipat secara diagonal membentuk segitiga. Lipatan diagonal memberikan perlindungan ekstra pada bagian paling rawan benturan. Selanjutnya, tekan lipatan agar rapi dan tidak membentuk gelembung udara. Bahkan, lipatan diagonal membuat bungkusan terlihat lebih profesional dan rapi.
Gulung dengan Tekanan Merata
Terakhir, saat menggulung pastikan tekanan merata di sepanjang gulungan tersebut. Jangan terlalu kencang karena bisa memecahkan gelembung bubble wrap pecah. Sebaliknya, jangan terlalu longgar karena tidak memberikan perlindungan optimal maksimal.
Penguncian Bubble Wrap agar Tidak Bergeser Saat Pengiriman
Penguncian yang kuat mencegah bubble wrap terlepas selama perjalanan. Berikut ini teknik penguncian yang efektif:
Gunakan Lakban Transparan di Beberapa Titik
Pertama-tama, rekatkan lakban transparan di minimal 4-5 titik strategis. Fokus pada bagian sambungan dan ujung-ujung bubble wrap yang rawan. Selanjutnya, tekan lakban dengan kuat agar menempel sempurna pada permukaan.
Teknik Lakban Silang untuk Kekuatan Ekstra
Kemudian, aplikasikan lakban dengan pola silang pada bagian tengah bungkusan. Pola silang memberikan kekuatan tambahan dan mencegah bubble wrap terbuka. Bahkan, teknik ini membuat bungkusan lebih kokoh saat ditumpuk barang lain. Hasilnya, barang tetap aman meski mendapat tekanan dari berbagai arah.
Rekatkan Ujung-Ujung
Selain itu, pastikan semua ujung bubble wrap direkatkan dengan sangat rapat. Ujung yang terbuka adalah titik lemah yang mudah terlepas nantinya. Kemudian, lipat ujung ke dalam sebelum direkatkan untuk hasil lebih kuat. Akibatnya, tidak ada celah yang bisa membuat bubble wrap terurai sendiri.
Tambahkan Lakban di Sepanjang Tepi
Lebih lanjut, rekatkan lakban di sepanjang tepi sambungan bubble wrap memanjang. Teknik ini mencegah sambungan terbuka akibat gesekan selama perjalanan panjang. Selanjutnya, gunakan lakban lebar minimal 2 inch untuk daya rekat optimal. Bahkan, lakban tambahan di tepi membuat bungkusan terlihat lebih profesional.
Bungkus Lagi dengan Plastik Stretch Film
Terakhir, untuk keamanan ekstra bungkus lagi dengan plastik stretch film. Stretch film memberikan lapisan tambahan yang mengikat seluruh bungkusan erat. Kemudian, film ini juga melindungi dari air atau debu selama pengiriman.