Mengemas Piring Keramik untuk Kirim — mengemas piring keramik untuk kirim sebagai jenis barang pecah belah ini memang memerlukan perhatian khusus agar tidak rusak selama proses pengiriman. Tanpa teknik pengemasan yang tepat, piring sangat rentan pecah akibat benturan atau guncangan saat berada di perjalanan.
Kondisi ini tentu dapat menimbulkan kerugian, baik bagi penjual maupun penerima barang. Oleh karena itu, memahami cara mengemas piring keramik untuk kirim dengan benar menjadi langkah penting sebelum paket dikirimkan.
Artikel “Mengemas Piring Keramik untuk Kirim” akan membahas langkah-langkah pengemasan yang tepat dan aman agar piring keramik dapat sampai di tujuan dalam kondisi utuh dan selamat.
Persiapan Bubble Wrap dan Perlengkapan Packing
Persiapan material packing yang tepat sangat menentukan keamanan barang. Berikut ini perlengkapan yang harus disiapkan:
Bubble Wrap Kualitas Tebal
Pertama-tama, siapkan bubble wrap dengan ketebalan minimal 3 lapis berlapis. Bubble wrap tipis tidak cukup melindungi dari benturan keras sekali. Pilih yang memiliki gelembung besar untuk daya serap lebih baik. Selanjutnya, pastikan jumlah bubble wrap mencukupi untuk semua piring tersebut.
Kardus Tebal
Kemudian, pilih kardus dengan ketebalan minimal double wall atau triple wall. Kardus bekas yang tipis sangat berisiko pecah saat pengiriman jauh. Ukuran kardus harus pas agar piring tidak bergerak bebas.
Lakban Coklat Kuat
Selain itu, gunakan lakban coklat lebar minimal 2 inch untuk kekuatan. Lakban bening biasa mudah lepas saat terkena panas atau dingin. Siapkan juga isolasi hitam sebagai pengaman tambahan pada bagian sambungan. Hasilnya, kardus tertutup rapat dan tidak mudah terbuka selama perjalanan.
Kertas Koran atau Kertas Bekas
Lebih lanjut, siapkan kertas koran atau kertas bekas dalam jumlah banyak. Kertas ini berfungsi mengisi celah kosong di dalam kardus. Kemudian, kertas juga bisa digunakan sebagai lapisan pelindung tambahan piring. Bahkan, kertas lebih ramah lingkungan dibanding styrofoam berbahaya lingkungan sekitar.
Gunting, Spidol, dan Label Fragile
Terakhir, siapkan gunting tajam untuk memotong bubble wrap dan lakban. Spidol permanen diperlukan untuk menulis label alamat dengan jelas terang. Selanjutnya, stiker atau tulisan “FRAGILE” harus ditempel di semua sisi. Akibatnya, kurir akan lebih berhati-hati saat menangani paket kiriman.
Teknik Membungkus Piring Keramik agar Tidak Retak
Teknik pembungkusan yang benar adalah kunci utama keamanan piring. Berikut ini cara membungkus yang tepat:
Bersihkan dan Keringkan Piring
Pertama, pastikan semua piring sudah dibersihkan dan benar-benar kering. Piring basah atau lembab bisa membuat bubble wrap menempel tidak sempurna. Selanjutnya, kotoran yang menempel bisa mengakibatkan bau tidak sedap nantinya. Hasilnya, piring tetap bersih dan higienis saat sampai tujuan.
Lapisi Setiap Piring dengan Kertas Koran
Kemudian, bungkus setiap piring dengan 2-3 lembar kertas koran terlebih dahulu. Kertas berfungsi sebagai lapisan pertama yang menyerap guncangan ringan kecil. Pastikan seluruh permukaan piring tertutup kertas tanpa ada celah. Akibatnya, bubble wrap tidak langsung menempel pada permukaan piring yang halus.
Bungkus dengan Bubble Wrap Minimal 3 Lapis
Selain itu, setelah kertas bungkus lagi dengan bubble wrap 3 lapis. Mulai dari tengah piring lalu putar hingga semua bagian tertutup. Kemudian, pastikan sisi gelembung menghadap ke dalam untuk penyerapan optimal. Hasilnya, piring terlindungi dari benturan keras dan tekanan dari luar.
Rekatkan dengan Lakban
Lebih lanjut, rekatkan bubble wrap dengan lakban transparan atau coklat kuat. Tempelkan lakban di beberapa titik agar bungkusan tidak kendor. Selanjutnya, pastikan tidak ada bagian yang terbuka atau longgar sama. Bahkan, bungkusan harus kencang namun tidak terlalu ketat menekan piring.
Bungkus Piring
Terakhir, setiap piring harus dibungkus secara individual satu per satu. Jangan pernah menumpuk beberapa piring lalu membungkusnya sekaligus bersamaan. Teknik salah ini sangat berisiko membuat piring saling berbenturan keras. Akibatnya, pecah atau retak sangat mungkin terjadi saat guncangan.
Penyusunan Aman Piring Keramik di Dalam Kardus
Penataan dalam kardus sama pentingnya dengan teknik pembungkusan awal. Berikut ini cara menyusun yang benar:
Lapisi Dasar Kardus dengan Bubble Wrap Tebal
Pertama-tama, lapisi dasar kardus dengan bubble wrap minimal 5 lapis. Dasar kardus adalah bagian paling rawan benturan saat paket diletakkan. Selanjutnya, tambahkan juga kertas koran tebal di atas bubble wrap tersebut. Hasilnya, piring lapisan paling bawah tetap aman dari benturan keras
Susun Piring Vertikal
Kemudian, susun piring dalam posisi vertikal atau berdiri tegak lurus. Posisi horizontal atau tidur lebih mudah retak saat tekanan dari atas. Bahkan, posisi vertikal membuat beban terdistribusi lebih merata ke tepi piring. Akibatnya, risiko retak pada bagian tengah dapat diminimalkan dengan baik.
Isi Celah Kosong dengan Kertas atau Bubble Wrap
Selain itu, isi semua celah kosong di antara piring dengan kertas. Jangan biarkan piring bergerak bebas di dalam kardus sama sekali. Kemudian, masukkan juga bubble wrap tambahan di sela-sela yang masih longgar. Hasilnya, piring tidak akan bergeser atau berbenturan saat guncangan terjadi.
Tambahkan Lapisan Pelindung di Bagian Atas
Lebih lanjut, setelah semua piring tersusun tutup dengan bubble wrap tebal. Lapisan atas ini melindungi dari tekanan benda yang ditumpuk di atasnya. Selanjutnya, tambahkan lagi kertas koran untuk mengisi ruang kosong tersisa. Bahkan, pastikan jarak antara piring teratas dengan tutup kardus minimal 5cm.
Tutup Kardus dengan Lakban
Terakhir, tutup kardus dan rekatkan dengan lakban coklat berlapis silang. Buat pola “H” atau silang pada tutup kardus untuk kekuatan maksimal. Kemudian, tutup juga semua sudut dan sambungan dengan lakban tambahan. Akibatnya, kardus tidak akan terbuka meski ditangani kasar oleh kurir.
Kebutuhan untuk pengemasan yang tinggi ini mengikuti konsumen yang semakin banyak beli produk online. Tidak perlu khawatir, kini bisa membeli Bubble Wrap Grand dengan harga terjangkau ukuran custom:
Kesimpulan
Mengemas piring keramik untuk kirim memerlukan perhatian detail dan kesabaran ekstra. Persiapan material yang lengkap adalah langkah awal yang sangat penting. Teknik pembungkusan individual melindungi setiap piring dari benturan dan retak.


