Set piring keramik memang terlihat keras. Namun, bahan ini sebenarnya sangat rapuh. Oleh karena itu, kesalahan kecil saat pengemasan bisa membuat piring retak atau pecah. Selain itu, kerusakan sering baru terlihat setelah paket sampai tujuan. Dengan demikian, teknik bungkus set piring keramik harus dipahami sejak awal.
Bungkus Set Piring Keramik

Tahap awal menjadi fondasi keamanan. Oleh karena itu, jangan terburu-buru saat melakukan langkah berikut.
1. Pisahkan Semua Piring dari Set
Semua piring harus dilepas dari tumpukan aslinya. Oleh sebab itu, jangan biarkan piring saling menempel. Selain itu, kontak langsung dapat menyebabkan gesekan kecil. Dengan demikian, tepi piring yang paling tipis bisa tetap terlindungi. Proses ini memang memakan waktu. Namun, risiko pecah bisa ditekan secara signifikan.
2. Bersihkan dan Keringkan Piring
Piring harus dibersihkan sebelum dibungkus. Oleh sebab itu, sisa air harus dikeringkan. Selain itu, permukaan basah membuat kertas pelindung menempel tidak merata. Dengan demikian, lapisan pengaman tidak bekerja maksimal. Kondisi kering juga mencegah bau apek saat piring disimpan lama.
3. Lapisi dengan Kertas Tebal atau Tisu
Setiap piring harus dibungkus kertas. Oleh sebab itu, gunakan tisu dapur atau kertas cokelat. Selain itu, lapisan ini melindungi glasir piring. Dengan demikian, goresan ringan dapat dicegah. Kertas juga berfungsi sebagai bantalan pertama sebelum bubble wrap dipasang.
4. Susun Secara Vertikal di Dalam Kotak
Piring sebaiknya disusun berdiri seperti buku. Oleh sebab itu, tekanan dari atas tidak langsung mengenai permukaan. Selain itu, posisi vertikal membuat beban terbagi merata. Dengan demikian, risiko retak pada bagian tengah dapat dikurangi. Teknik ini sering digunakan oleh jasa pengiriman profesional.
Tips Aman Membungkus Set Piring Keramik agar Tidak Pecah

Setelah pembungkusan dasar selesai, lapisan tambahan perlu diberikan agar perlindungan semakin maksimal.
1. Gunakan Bubble Wrap Berlapis Dua Kali
Bubble wrap harus dililitkan secara menyeluruh. Oleh sebab itu, minimal dua lapisan digunakan. Selain itu, bagian tepi dan sudut perlu diperkuat. Dengan demikian, titik paling rawan mendapatkan perlindungan ekstra. Bubble wrap juga membantu menyerap energi saat paket terjatuh.
2. Tambahkan Sekat Karton Antar Piring
Sekat karton bisa dibuat dari kardus bekas. Oleh sebab itu, potong karton sesuai ukuran piring. Selain itu, letakkan sekat di antara setiap piring. Dengan demikian, gesekan langsung bisa dicegah. Teknik ini sangat efektif untuk pengiriman jarak jauh.
3. Isi Rongga Kosong dengan Kertas Kusut
Ruang kosong dalam kotak sangat berbahaya. Oleh sebab itu, kertas kusut harus dimasukkan. Selain itu, foam atau potongan styrofoam juga bisa digunakan. Dengan demikian, pergerakan piring dapat dibatasi. Kotak yang padat membuat isi lebih stabil.
4. Gunakan Kotak Karton Tebal dan Kokoh
Kotak karton harus berkualitas tinggi. Oleh sebab itu, pilih kardus bergelombang. Selain itu, dinding tebal mampu menahan tekanan. Dengan demikian, piring tidak langsung terkena beban dari luar. Kotak tipis sebaiknya dihindari.
5. Tandai Kotak dengan Label Fragile
Kotak harus diberi tulisan “Fragile”. Oleh sebab itu, kurir akan lebih berhati-hati. Selain itu, tanda ini memberi peringatan visual. Dengan demikian, risiko paket dilempar bisa dikurangi. Label juga membantu proses sortir di gudang.
Cara Kerja Pelindung Kemasan dalam Mencegah Piring Keramik Pecah

Setiap bahan pelindung memiliki peran penting. Oleh karena itu, fungsinya perlu dipahami.
1. Menyerap Energi Benturan
Bubble wrap mengandung udara. Oleh sebab itu, energi jatuh akan diserap oleh gelembung. Selain itu, tekanan tidak langsung mengenai piring. Dengan demikian, benturan keras dapat diredam.
2. Menahan Getaran Selama Perjalanan
Getaran kendaraan bisa merusak piring. Oleh sebab itu, lapisan kertas bekerja sebagai bantalan. Selain itu, foam membantu menstabilkan posisi. Dengan demikian, guncangan kecil tidak berdampak besar.
3. Menjaga Posisi Tetap Stabil
Sekat karton menjaga jarak antar piring. Oleh sebab itu, pergeseran dapat dicegah. Selain itu, posisi tetap membuat struktur kemasan lebih kokoh. Dengan demikian, risiko pecah semakin kecil.
Jika anda pelaku usaha yang setiap hari packing dengan menggunakan bubble warp, kami menyediakan bubble warp dalam jumlah banyak dengan harga terjangkau. Cukup hubungi kami melalui kontak Whatsapp di bawah ini.
Kesimpulan
Set piring keramik bisa tetap utuh jika dikemas dengan teknik yang tepat. Oleh karena itu, ikuti panduan bungkus set piring keramik ini agar kerusakan dapat dihindari sepenuhnya.


